Rabu, 04 Juni 2014

        Dearr, bolehkah aku sejenak mencoret sajak? bolehkah aku menuangkan keluh kesahku? yaa, kau benda mati, aku tahu itu, tapi setidaknya kau bisa membuatku sedikit lega.
      Ya, tentangnya. Ini masih tentangnya yang mengisi hari-hariku. Kau tahu? Aku benci melakukan semua hal ini, aku hanya ingin menjadi sesuatu yang ingin dilindunginya, aku juga ingin merasakan bagaimana rasanya dicintai dengan tulus.
        Dear, aku ingin menjadi kuat menahan semua sikapnya. Aku tak ingin dia terluka, aku tak ingin dia tersakiti, aku juga tak ingin membuat goresan kecil di hatinya. Aku hanya ingin memperbaiki goresan-goresan itu, aku ingin membuatnya lebih bahagia, aku ingin membawanya ke mimpinya.
        Tapi, bagaimana aku bisa membawanya ke mimpi? Sedangkan ia saja tak mempunyai.  Aku ingin membuat dia memimpikan suatu  yang dia inginkan, bukan berarti aku mengubahnya. Sekarang ini  aku hanya berharap agar dia bisa mempunyai suatu mimpi yang ingin diwujudkannya.
        Terkadang, aku ingin menyerah, aku ingin mengakhiri ini, tapi aku terlalu mencintainya, aku harus membawanya keluar dari kegelapan itu. Aku tak tahu entah berapa kali aku menangis, entah apa yang kutangisi akupun tak tahu. Aku terlalu sering membuang air mataku. Yaa, aku memang orang cengeng, Aku hanya manusia yang tak tahu caranya menguatkan diri, jadi aku hanya bisa menangis ketika ada sesuatu yang membuatku terluka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar